Selidikpost.Com, Bandar Lampung – Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pengurus Wilayah Lampung, Prof. Dr. H. Alamsyah, M.Ag, memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Bapak Rosan P. Roslani sebagai Ketua Umum MES dan Bapak Ferry Juliantomo sebagai Ketua Harian periode 2026–2031. Menurut Prof. Alamsyah, kepemimpinan baru ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di seluruh Indonesia, termasuk di Lampung.
“Selamat kepada Bapak Rosan P. Roslani dan Bapak Ferry Juliantomo atas kepercayaan yang diberikan untuk menakhodai MES selama lima tahun ke depan. Kami optimistis kepemimpinan ini dapat mewujudkan keadilan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui penguatan ekonomi syariah,” ujar Prof. Alamsyah, Jumat (12/1/2026).
Penetapan kepengurusan baru ini dilakukan dalam Musyawarah Nasional (Munas) VII MES yang berlangsung pada 10–11 Januari 2026 di Menara BRILiaN, Jakarta Selatan. Munas yang dihadiri pengurus dari seluruh provinsi ini menetapkan berbagai program strategis MES untuk lima tahun ke depan, termasuk pengembangan ekonomi inklusif, penguatan UMKM syariah, dan pemanfaatan teknologi digital dalam sektor ekonomi syariah.

Prof. Alamsyah menekankan, penguatan ekonomi syariah bukan hanya tanggung jawab MES Pusat, tetapi juga pengurus wilayah. “Pengurus Wilayah MES Lampung siap mendukung penuh implementasi program MES Pusat agar tercipta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di daerah. Kami percaya, kolaborasi lintas provinsi dan lintas sektor akan mempercepat terwujudnya visi ekonomi syariah yang berkeadilan,” jelasnya.
Selain itu, Prof. Alamsyah menyoroti pentingnya keberpihakan kepada UMKM dan pelaku usaha lokal. Menurutnya, ekonomi syariah harus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam hal penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya beli, dan penguatan kapasitas ekonomi masyarakat.
“Dengan kepemimpinan Bapak Rosan dan Bapak Ferry, MES diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan strategi yang mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah secara berkelanjutan. Lampung siap menjadi salah satu provinsi percontohan implementasi ekonomi syariah yang inklusif,” pungkas Prof. Alamsyah.( Bust )










