Lampung Dapat 10 Ribu Bedah Rumah Tahun 2026, Naik 5 Kali Lipat dari Tahun Sebelumnya

banner 468x60

SelidikPost.Com, Bandar Lampung — Provinsi Lampung mendapat alokasi 10 ribu unit program bedah rumah pada tahun 2026. Jumlah tersebut meningkat hampir lima kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar 2.300 unit.

Kepastian itu disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait saat kunjungan kerja kolaborasi pembiayaan perumahan dan pengembangan ekonomi rakyat di Gedung Parrona, Jati Agung, Kamis (7/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar menegaskan bahwa program bedah rumah tidak cukup hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga harus dibarengi penguatan ekonomi masyarakat agar hunian yang telah diperbaiki dapat terus terawat.

“Bedah rumah itu sangat bagus, tapi kalau ekonominya tidak diperbaiki, rumah bisa kembali kumuh. Atap diperbaiki, WC diperbaiki, tapi kalau tidak ada penghasilan untuk merawatnya nanti rusak lagi,” kata dia.

Menurutnya, bantuan 10 ribu rumah untuk Lampung menjadi bagian dari target nasional Program 3 Juta Rumah yang terus didorong pemerintah pusat guna mempercepat pengurangan angka rumah tidak layak huni di berbagai daerah.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan rumah layak huni memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi fondasi utama pembangunan keluarga.

“Rumah adalah tempat anak-anak tumbuh dengan harapan dan tempat keluarga membangun masa depan. Ketika masyarakat memiliki hunian layak, kesehatan lebih terjaga, produktivitas meningkat, dan stabilitas sosial ikut menguat,” ujarnya.

Mirza menyebut kebutuhan rumah layak di Lampung masih sangat besar. Hal itu sejalan dengan angka kemiskinan di Lampung yang masih berada di atas rata-rata nasional.

“Tahun lalu Lampung hanya mendapat sekitar 2.300 bedah rumah. Padahal kebutuhan masyarakat sangat besar. Alhamdulillah tahun ini Pak Menteri menyampaikan Lampung mendapat 10 ribu rumah,” katanya.

Ia mengaku langsung menerima kabar tersebut dari Menteri PKP sesaat setelah tiba di Lampung.

“Tadi baru landing belum setengah jam, beliau langsung WhatsApp saya, ‘Untuk Lampung saya siapkan 10 ribu rumah tahun ini’,” ujar Mirza disambut tepuk tangan peserta kegiatan.

Menurutnya, program tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat kecil di Lampung, terutama petani dan warga berpenghasilan rendah yang mulai membutuhkan rumah layak huni.

Anggota Komisi V DPR RI, Mukhlis Basri turut mengapresiasi peningkatan kuota bantuan rumah untuk Lampung. Ia menyebut kenaikan program tahun ini sangat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Program ini luar biasa karena naik hampir lima kali lipat. Kami berterima kasih kepada Pak Menteri atas perhatian untuk masyarakat Lampung,” kata Mukhlis.

Meski demikian, ia meminta pemerintah pusat memberi perhatian lebih terhadap kawasan pesisir yang masih banyak dihuni masyarakat dengan rumah tidak layak.

“Wilayah pesisir juga perlu menjadi perhatian karena masih banyak masyarakat yang belum memiliki hunian layak,” ujarnya.

Mukhlis juga berharap nilai bantuan bedah rumah yang saat ini sebesar Rp20 juta dapat ditingkatkan, sebab masyarakat masih kesulitan memenuhi biaya swadaya tambahan.

Selain program bedah rumah, ia menyampaikan terima kasih atas bantuan peningkatan kualitas permukiman kumuh yang diberikan pemerintah pusat untuk Kabupaten Lampung Barat, khususnya di Kelurahan Fajar Bulan. (Bust)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *