Wamenkop dan Wagub Jihan Tinjau Ujian Manajer Koperasi Merah Putih di Lampung, Siapkan SDM Profesional untuk 30 Ribu Desa

banner 468x60

SelidikPost.com, BandarlampungWakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau pelaksanaan ujian kompetensi calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Al Kautsar Indoor Sport Center, Bandarlampung, Senin (4/5/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses seleksi berjalan lancar, transparan, dan menghasilkan sumber daya manusia yang profesional dalam mengelola koperasi di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan seleksi tersebut merupakan bagian dari program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digagas pemerintah sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui tata kelola koperasi yang modern, profesional, dan berkelanjutan.

Target Rekrut 30 Ribu Manajer Koperasi

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkop Farida Farichah mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan merekrut 30.000 manajer koperasi yang akan ditempatkan di 30.000 desa di berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, para manajer yang dinyatakan lulus harus siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan pemerintah dan ketentuan kontrak kerja yang telah disepakati.

“Sebanyak 30.000 manajer akan direkrut dan ditempatkan di desa-desa di seluruh Indonesia. Mereka harus siap ditempatkan di mana saja sesuai kontrak,” ujar Farida.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan manajer memiliki posisi yang sangat strategis dalam memastikan koperasi mampu berkembang menjadi badan usaha yang sehat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Seorang manajer koperasi tidak hanya bertanggung jawab terhadap pengelolaan operasional, tetapi juga dituntut memiliki kemampuan kepemimpinan, manajerial, serta mampu membangun koordinasi yang baik dengan pengurus, dewan pengawas, dan seluruh anggota koperasi.

“Karena ini adalah badan usaha, maka harus dikelola secara profesional. Ada target capaian yang harus dipenuhi sehingga dibutuhkan manajer yang memiliki kualitas kepemimpinan yang baik,” tegasnya.

Seleksi Gunakan Sistem CAT BKN

Pelaksanaan ujian kompetensi dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna menjamin proses seleksi berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel.

Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah yang dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan seleksi nasional tersebut.

Wagub Jihan: SDM Berkualitas Kunci Keberhasilan Koperasi

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menilai proses seleksi ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk memperkuat koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional.

Menurutnya, keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik maupun permodalan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

Jihan mengapresiasi langkah pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi bersama BKN yang telah menyelenggarakan proses seleksi secara profesional.

“Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden melalui Kementerian Koperasi dan BKN. Ini merupakan bagian dari ekosistem besar yang sedang dibangun untuk mewujudkan koperasi yang profesional di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan koperasi modern harus dibarengi dengan kesiapan manajer yang memahami tata kelola organisasi, sistem bisnis, manajemen keuangan, hingga mekanisme kerja koperasi secara menyeluruh.

“Saya tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa koperasi akan dibangun dengan sistem seprofesional ini. Semua dipersiapkan secara matang, mulai dari pembangunan kelembagaan hingga kualitas sumber daya manusianya. Semoga seluruh rangkaian seleksi berjalan lancar dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa,” katanya.

Lampung Diapresiasi Pemerintah Pusat

Dalam kesempatan tersebut, Jihan juga mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung memperoleh apresiasi dari pemerintah pusat karena dinilai cepat dan siap dalam mengimplementasikan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menurutnya, kesiapan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung program strategis nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Ia berharap seluruh peserta yang nantinya dinyatakan lulus seleksi memiliki dedikasi tinggi, siap ditempatkan di berbagai daerah, serta mampu menjalankan tugas secara profesional untuk mengembangkan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.

Melalui proses seleksi yang transparan dan berbasis kompetensi ini, pemerintah berharap lahir para manajer koperasi yang memiliki integritas, kemampuan manajerial, dan jiwa kepemimpinan yang kuat. Kehadiran mereka diharapkan mampu mempercepat transformasi koperasi menjadi lembaga ekonomi modern yang produktif, berdaya saing, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *