Buka Festival UMKM Lampung Timur, Gubernur Mirza Dorong UMKM Naik Kelas dan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

banner 468x60

SelidikPost.com, Lampung TimurGubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berdaya saing, mampu menciptakan lapangan kerja, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat membuka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam Lampung Timur di Lapangan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (17/4/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Lampung Timur itu diikuti sekitar 1.500 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah karena memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan, menyerap tenaga kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, penguatan UMKM harus dimulai dari desa sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Ketika potensi desa mampu dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan kesempatan kerja akan semakin terbuka.

“Kalau produk desa naik kelas, UMKM akan tumbuh. Ketika UMKM tumbuh, lapangan kerja terbuka luas. Dan saat lapangan kerja tersedia di desa, generasi muda tidak perlu merantau jauh. Mereka bisa sukses dari kampung halamannya sendiri,” ujar Gubernur Mirza.

Ia menilai Lampung Timur memiliki potensi besar untuk melahirkan desa-desa mandiri yang mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Potensi sektor pertanian, perkebunan, hingga industri rumahan dinilai menjadi modal penting yang harus terus dikembangkan melalui inovasi dan kolaborasi.

“Inilah yang kita harapkan, desa yang mandiri, desa yang hidup, dan desa yang membanggakan. Festival seperti ini bukan hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya semangat kewirausahaan bagi generasi muda,” katanya.

51 Ribu UMKM Jadi Kekuatan Ekonomi Lampung Timur

Gubernur mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 51 ribu pelaku UMKM di Kabupaten Lampung Timur yang memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun demikian, menurutnya masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diatasi bersama, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses permodalan, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital.

“Kalau SDM perlu ditingkatkan, mari kita tingkatkan bersama. Kalau akses pasar masih terbatas, kita buka bersama. Jika permodalan menjadi kendala, kita bantu fasilitasi. Pemerintah sudah menghadirkan berbagai program, sekarang saatnya seluruh pihak bergotong royong mendukung UMKM agar naik kelas,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan ekonomi daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu berinovasi dan mengelola potensi lokal menjadi produk yang memiliki daya saing.

“Lampung Timur harus bangkit dan menatap masa depan. Kuncinya adalah SDM yang unggul, terampil, kreatif, dan mampu mengembangkan potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi baru,” ujarnya.

Hilirisasi Pertanian Jadi Peluang Besar

Gubernur Mirza juga menyoroti besarnya potensi sektor pertanian di Lampung Timur yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi, jagung, dan singkong di Provinsi Lampung.

Ia menyebut kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan harga komoditas pertanian memberikan dampak positif terhadap pendapatan petani.

Momentum tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengembangan UMKM berbasis hasil pertanian, sehingga komoditas lokal tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

“Sekarang harga padi, jagung, dan singkong semakin baik sehingga pendapatan petani meningkat. Ini harus kita manfaatkan dengan meningkatkan nilai tambah melalui UMKM berbasis hasil pertanian,” katanya.

Selain itu, Gubernur mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terhadap berbagai program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Ia juga memperkenalkan program unggulan Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan potensi lokal, penguatan UMKM, serta pemanfaatan pupuk organik cair untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Pemkab Lampung Timur Dukung Program Strategis

Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan pembangunan yang terus diberikan, termasuk peningkatan infrastruktur jalan provinsi.

Ia menyebut pada tahun 2026 terdapat empat ruas jalan provinsi di Lampung Timur yang akan dibangun maupun diperbaiki. Salah satunya adalah ruas strategis Jabung–Simpang Labuhan Maringgai yang telah memasuki tahap groundbreaking.

Menurut Ela, pembangunan infrastruktur tersebut akan memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat distribusi hasil pertanian, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah Lampung Timur.

“Kami siap menjadi garda terdepan dalam mendukung dan menyukseskan program strategis nasional Bapak Presiden Prabowo Subianto serta program pembangunan Bapak Gubernur Lampung,” tegas Ela.

Melalui Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam, Pemerintah Provinsi Lampung berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, memanfaatkan teknologi digital, serta menciptakan inovasi berbasis potensi lokal sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Festival ini juga menjadi momentum memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong terwujudnya desa-desa mandiri sebagai fondasi pembangunan menuju Lampung Maju.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *