SelidikPost.Com, Pringsewu – Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Lokakarya II Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB, Senin (26/01/2026), bertempat di Gedung SGS Kecamatan Adiluwih. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pemaparan hasil pengabdian mahasiswa di lapangan serta penutupan resmi pelaksanaan KKNT Inovasi IPB di Kabupaten Pringsewu.
Lokakarya tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Perekonomian dan Keuangan, Siti Litawati, SP., MM, beserta sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP), Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan Bapperida, Sekretaris Camat Adiluwih, serta para Kepala Pekon lokasi KKNT, yakni Pekon Adiluwih, Waringin Sari Timur, Enggal Rejo, dan Purwodadi.
Perwakilan IPB, Dr. Ir. Ahyar Ismail, M.Agr., menyampaikan laporan pelaksanaan KKNT serta capaian mahasiswa selama berada di Kabupaten Pringsewu. Program ini merupakan kegiatan perdana hasil kerja sama IPB dengan Pemkab Pringsewu, yang dilaksanakan sejak 22 Desember 2025 hingga 30 Januari 2026.
Sebanyak 28 mahasiswa dari tujuh fakultas IPB diterjunkan di empat pekon lokasi kegiatan. Mereka melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan tema “Pembangunan Ekonomi Desa melalui Pengembangan Produk Olahan MOCAF dan UMKM Berbasis Sumber Daya Lokal.”

Berbagai kegiatan yang dilakukan mencakup pengolahan singkong menjadi MOCAF, pengelolaan limbah, inovasi pembuatan kompos alami, penguatan UMKM berbasis potensi lokal, edukasi ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat desa. Hasil kegiatan di masing-masing pekon dipresentasikan oleh mahasiswa koordinator desa dan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Siti Litawati menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa IPB dalam mendukung pembangunan ekonomi desa di Pringsewu. Ia menekankan bahwa program KKNT Inovasi IPB sangat sejalan dengan kebijakan daerah untuk mendorong kemandirian pangan, penguatan UMKM, dan peningkatan nilai tambah produk lokal.
Pihak IPB juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan fasilitasi Pemkab Pringsewu selama kegiatan berlangsung. IPB berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut, baik melalui program KKNT, pengabdian masyarakat, penelitian terapan, maupun program pemberdayaan desa berkelanjutan. (*)









