Lampung Tingkatkan Kesiapsiagaan Cuaca Ekstrem, Kominfotik Ikuti Rakor Penanganan Informasi Kebencanaan Bersama Bakom RI

banner 468x60

SelidikPost.com – Bandar Lampung — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, mengikuti rapat koordinasi penanganan informasi kebencanaan yang digelar Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Republik Indonesia secara daring dari Ruang Command Center Lantai 2 Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Kamis (11/12/2025).

Rapat tersebut diikuti oleh jajaran Bakom RI, antara lain Tenaga Ahli Utama Bakom Anita Irawati, Hariko Wibawa Satria, dan Dara Nasution. Selain itu hadir pula perwakilan Diskominfo dari lima provinsi—Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Nias, dan Banten—serta perwakilan Diskominfo kabupaten/kota yang turut terhubung dalam pertemuan tersebut.

Bakom RI memaparkan perkembangan kondisi cuaca terkini berdasarkan koordinasi dengan BMKG dan BNPB, termasuk kemunculan bibit Siklon 91S yang berpotensi membawa cuaca ekstrem seperti peningkatan curah hujan, angin kencang, hingga gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia.

Tenaga Ahli Utama Bakom, Anita Irawati, menekankan pentingnya kesiapsiagaan komunikasi publik di tengah potensi cuaca ekstrem tersebut.

“Poin utama kita adalah membangun kesadaran masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem. Informasi harus disampaikan secara tepat, terukur, dan edukatif agar masyarakat siap tanpa menimbulkan kecemasan berlebih,” ujarnya.

Anita juga meminta seluruh Diskominfo daerah menyampaikan laporan terkait langkah komunikasi publik dan mitigasi informasi yang telah dilakukan di wilayah masing-masing.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menjelaskan bahwa pihaknya telah memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika cuaca ekstrem.

“Kami melakukan update cuaca setiap hari melalui tiga pos BMKG: Maritim, Cuaca, dan Kegempaan yang terhubung dengan BPBD Provinsi Lampung. Gubernur Lampung juga telah dua kali mengeluarkan imbauan dan menggelar rapat lintas sektor sebagai langkah mitigasi,” jelas Ganjar.

Ia menegaskan bahwa komunikasi kebencanaan di Lampung dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial, rilis berita, dan video singkat yang mudah diakses masyarakat. (diskominfotik.lampung)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *