SelidikPost.com, PRINGSEWU – Penggagas Paguyuban Wisata Kuliner Teras Sewu, Eko Feri Yanto, menegaskan bahwa biaya sewa lahan bagi pedagang di kawasan Wisata Kuliner Teras Sewu hanya sebesar Rp250.000 per lapak dengan panjang sekitar 15 meter.
Kawasan wisata kuliner tersebut berada di Jalan Dr. dr. Sugiri Syarif (Jalur Dua Tugu Gajah), Kabupaten Pringsewu, Lampung.
Penegasan itu disampaikan Feri untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat mengenai besaran biaya sewa lapak.
“Saya tegaskan kepada masyarakat bahwa informasi yang menyebut biaya sewa lapak lebih dari Rp250.000 itu tidak benar. Sesuai keputusan Paguyuban Wisata Kuliner Teras Sewu, biaya sewa lahan hanya Rp250.000 per lapak. Apabila pedagang mengambil dua atau tiga lapak, maka biaya tinggal disesuaikan dengan jumlah lapak yang digunakan,” ujar Eko Feri Yanto saat memberikan keterangan kepada media di Kantor Biro, Jalan Pasir Luhur, Bulukarto, Kamis (6/8/2026).
Pria yang akrab disapa Feri itu menjelaskan, Paguyuban Wisata Kuliner Teras Sewu saat ini dipimpin oleh Wibowo sebagai Ketua, Candra sebagai Sekretaris, dan Nining Setio Asih sebagai Bendahara.
Hingga saat ini, paguyuban mengelola sebanyak 46 pedagang yang berjualan di kawasan Wisata Kuliner Teras Sewu.
Selain biaya sewa lapak, setiap pedagang juga dikenakan iuran operasional sebesar Rp5.000 per malam. Dana tersebut dipergunakan untuk kas paguyuban dan kebutuhan listrik.
“Iuran yang dibayarkan pedagang hanya Rp5.000 per malam. Dana tersebut digunakan untuk kas paguyuban dan pembayaran listrik,” jelas Feri.
Feri menambahkan, Paguyuban Wisata Kuliner Teras Sewu digagas bersama sejumlah rekannya pada 7 November 2025 dan resmi berdiri pada 7 Desember 2025.
Dalam struktur organisasi, Suherman selaku Kepala Pekon Bulurejo bertindak sebagai Penasehat. Sementara unsur pembina terdiri atas Eko Feri Yanto, Nasib, Yuri, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas setempat.
Wilayah pengelolaan Paguyuban Wisata Kuliner Teras Sewu membentang mulai dari samping Rumah Makan Kelapa Gading hingga Jembatan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
Feri berharap keberadaan Paguyuban Wisata Kuliner Teras Sewu dapat terus berkembang sebagai sentra kuliner yang tertib, nyaman, dan mampu meningkatkan perekonomian para pelaku usaha mikro di Kabupaten Pringsewu. ( veri)









