SelidikPost.Com, Pringsewu — Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus memperkuat pendidikan politik bagi generasi muda. Setelah sebelumnya digelar di sejumlah sekolah, kali ini kegiatan pendidikan politik menyasar para siswa-siswi SMA Negeri 1 Pringsewu yang merupakan pemilih pemula.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas di SMAN 1 Pringsewu, Kamis (6/8/2026).
Dalam sambutannya, Riyanto Pamungkas mengatakan politik pada hakikatnya merupakan proses penetapan kebijakan publik dan pengelolaan sumber daya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, akan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Demokrasi bukan sekadar urusan pejabat atau politisi, tetapi fondasi peradaban yang menentukan masa depan,” ujarnya.
Riyanto menilai demokrasi saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, politik identitas yang berlebihan, politik uang, rendahnya literasi digital, hingga munculnya sikap apatis terhadap politik.
Menurutnya, berbagai tantangan tersebut harus dihadapi melalui penguatan pendidikan politik dan pembentukan karakter kebangsaan di kalangan generasi muda.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus mendorong berbagai program, di antaranya sosialisasi pendidikan politik di sekolah dan perguruan tinggi, penguatan wawasan kebangsaan, pendidikan etika politik, serta kolaborasi dengan KPU, Bawaslu, TNI-Polri, organisasi kepemudaan, media massa, dan media sosial sebagai sarana edukasi politik.
Riyanto juga mengajak para pelajar untuk tidak bersikap apatis terhadap politik karena mereka merupakan generasi yang akan menentukan arah pembangunan daerah pada masa mendatang.
“Masa depan Kabupaten Pringsewu tidak ditentukan puluhan tahun dari sekarang, melainkan ditentukan oleh karakter, kejujuran, dan kepedulian yang kalian pupuk hari ini. Pemkab Pringsewu siap berdiri mendampingi, mendengarkan aspirasi, serta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi generasi muda,” tegasnya.
Pada kegiatan yang dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, anggota DPRD, KPU, serta pihak SMAN 1 Pringsewu tersebut, Bupati juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa persatuan, persaudaraan, dan keharmonisan antarsesama warga harus tetap menjadi prioritas serta tidak boleh ternoda oleh perbedaan pilihan politik.
Riyanto mengimbau para pelajar sebagai pemilih pemula agar menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, cerdas, dan berdasarkan pertimbangan yang rasional.
Menurutnya, keputusan politik yang bijak hari ini akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat di masa depan. (Feri)









