Munir Ungkap Rp304 Miliar untuk Pembangunan 30,4 Km Jalan Provinsi di Lampung Tengah

banner 468x60

SelidikPost.com, Bandar Lampung – Kabupaten Lampung Tengah mendapat alokasi anggaran sekitar Rp304 miliar untuk pembangunan delapan ruas jalan provinsi pada Tahun Anggaran 2026.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB, Munir Abdul Haris, S.Sos.I.

Menurut Munir, pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Lampung masih menghadapi tantangan besar. Panjang jaringan jalan provinsi yang harus ditangani belum sebanding dengan kemampuan keuangan daerah sehingga pemerataan pembangunan membutuhkan proses dan tahapan.

“Pemerataan pembangunan jalan provinsi tidak bisa dilakukan secara instan seperti membalikkan telapak tangan. Semua membutuhkan tahapan, proses, dan dukungan anggaran yang memadai,” ujar Munir.

8 Ruas Jalan dengan Total 30,4 Kilometer

Munir menjelaskan, Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPRD Lampung telah mengalokasikan anggaran pembangunan jalan di berbagai daerah pada 2026.

Khusus Daerah Pemilihan (Dapil) VII yang meliputi Kabupaten Lampung Tengah, alokasi anggaran mencapai Rp304 miliar untuk delapan ruas jalan dengan total panjang sekitar 30,4 kilometer.

Delapan ruas jalan tersebut meliputi:

  • Seputih Surabaya–Sadewa sepanjang 0,6 kilometer, anggaran Rp6 miliar.
  • Bandar Jaya–Seputih Mandala sepanjang 10 kilometer, anggaran Rp100 miliar.
  • Metro–Kotagajah sepanjang 0,5 kilometer, anggaran Rp5 miliar.
  • Kalirejo–Bangunrejo sepanjang 6 kilometer, anggaran Rp60 miliar.
  • Wates–Metro sepanjang 1,5 kilometer, anggaran Rp15 miliar.
  • Padang Ratu–Pekurun Udik sepanjang 4 kilometer, anggaran Rp40 miliar.
  • Padang Ratu–Kalirejo sepanjang 7 kilometer, anggaran Rp70 miliar.
  • Gunung Sugih–Kotagajah sepanjang 0,8 kilometer, anggaran Rp8 miliar.

Total alokasi mencapai Rp304 miliar dengan panjang jalan yang dibangun sekitar 30,4 kilometer.

Gunakan Konstruksi Rigid Beton

Munir menjelaskan, pembangunan ruas jalan tersebut menggunakan konstruksi rigid beton yang dinilai lebih kuat dan memiliki daya tahan lebih lama.

Menurutnya, konstruksi tersebut dipilih karena dinilai sesuai dengan karakteristik tanah serta kebutuhan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Lampung.

Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan sekitar Rp1,234 triliun untuk pembangunan jalan provinsi yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada Tahun Anggaran 2026.

Munir berharap peningkatan dan optimalisasi pendapatan daerah terus dilakukan sehingga ruang fiskal untuk pembangunan infrastruktur dasar semakin besar.

Ia menargetkan kondisi jalan provinsi dapat semakin mantap dan mendukung konektivitas masyarakat hingga sebelum 2029.

Munir Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan

Munir juga mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan di Lampung Tengah.

Menurutnya, pengawasan publik diperlukan agar pembangunan berjalan sesuai perencanaan, transparan, akuntabel, memenuhi spesifikasi teknis, serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Mari kita kawal bersama pembangunan jalan provinsi di Kabupaten Lampung Tengah agar hasilnya benar-benar berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Munir. (*)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *