SelidikPost.com, Pesawaran – Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan kinerja birokrasi. Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Pesawaran.
Pelantikan dipimpin langsung Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. di Aula Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Senin (3/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Wildan, S.E., M.M., para asisten, staf ahli bupati, serta jajaran kepala perangkat daerah.
Pelantikan menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Pesawaran untuk memperkuat struktur organisasi, memenuhi kebutuhan jabatan, sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah.
11 Pejabat yang Dilantik
Sebanyak 11 pejabat yang dilantik menempati sejumlah posisi strategis, yakni:
- Ir. Heriansyah — Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.
- Halimah Bin Zakaria, S.E., M.M. — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
- Drs. Nur Asikin, M.IP. — Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
- Evans Saggita R., S.E., M.M. — Kepala Dinas Pariwisata.
- Fisky Virduos, S.Hut. — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.
- Rohana Sri Hartati, S.Sos., M.M. — Asisten Administrasi Umum.
- Razak, S.Sos. — Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
- Maisuri, S.E., M.M. — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
- Drs. Muhammad Iqbal, M.M. — Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
- Adhytia Hidayat, S.Sos., M.Eng. — Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan.
- Jayadi Yasa, S.STP., M.IP. — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Nanda Indira: Jabatan Bukan Sekadar Posisi

Dalam amanatnya, Bupati Nanda Indira mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme aparatur.
Menurutnya, birokrasi dituntut semakin adaptif menghadapi berbagai tantangan pembangunan serta mampu merespons kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Nanda menegaskan, jabatan yang dipercayakan kepada para pejabat bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Karena itu, setiap pejabat diminta mengedepankan kinerja, dedikasi, integritas, profesionalisme, serta komitmen terhadap pelayanan publik.
“Saya berpesan agar para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab di unit kerja masing-masing, membangun sinergi lintas perangkat daerah, serta mampu menghadirkan inovasi yang berdampak terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan,” pesan Nanda.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjadi penggerak di masing-masing organisasi perangkat daerah, membangun koordinasi yang efektif, serta memastikan seluruh program pemerintah dilaksanakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pesawaran.
Dorong Birokrasi Berorientasi Hasil
Nanda juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada hasil.
Menurutnya, setiap perangkat daerah tidak cukup hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga harus mampu menghadirkan berbagai terobosan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Jadikan jabatan ini sebagai amanah untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, jaga integritas dan bangun komunikasi serta koordinasi yang baik,” tegasnya.
Pelantikan 11 pejabat tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas jajaran birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Pesawaran. (*)









