SelidikPost.com, Pesawaran — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Pesawaran akan melakukan penataan terhadap program dan kegiatan sebagai bagian dari persiapan rencana kerja tahun 2027.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pesawaran, Fisky, mengatakan penataan tersebut diperlukan karena masih terdapat program dan kegiatan yang dinilai belum sepenuhnya sesuai antara program, kegiatan, belanja, hingga output dan outcome yang dihasilkan.
“Program saya tahun pertama akan menata program dan kegiatan yang ada di Satpol PP terlebih dahulu, baru selanjutnya menjalankan rencana kerja untuk tahun 2027 yang sudah saya buat,” ujar Fisky.
Menurutnya, program, kegiatan, dan outcome yang ada di tubuh Satpol PP masih perlu diselaraskan agar dapat mendukung pencapaian visi dan misi Bupati Pesawaran.
Namun, penataan tersebut tidak terlepas dari kondisi anggaran. Terlebih, pemerintah saat ini tengah memberlakukan efisiensi anggaran yang menjadi salah satu persoalan dalam menentukan kebijakan dan pelaksanaan program di lingkungan Satpol PP.
Terkait Pencurian di Area Perkantoran
Saat disinggung mengenai maraknya pencurian di area perkantoran Pemkab Pesawaran dalam beberapa waktu terakhir, Fisky mengatakan pihaknya telah melakukan tugas sesuai ketentuan yang ada.
Menurutnya, sejumlah kejadian kehilangan telah ditangani oleh pihak kepolisian. Untuk kasus kehilangan di Kantor Perpustakaan dan Arsip, pihak korban juga telah membuat laporan kepada kepolisian.
“Soal kasus kehilangan itu sudah kita serahkan sepenuhnya ke polisi karena bukan ranah kami lagi. Terlebih si korban sendiri seperti yang di kantor Perpustakaan dan Arsip sudah membuat laporan sendiri ke polisi,” kata Fisky.
Fisky menjelaskan, pengamanan di masing-masing kantor juga menjadi tanggung jawab petugas yang berada di lingkungan kantor tersebut. Sementara itu, Satpol PP tetap melakukan patroli di kawasan perkantoran Pemkab Pesawaran.
“Karena nggak semua diurus oleh Pol PP, karena masing-masing kantor sudah ada petugasnya masing-masing. Bahkan kami sudah melakukan patroli setiap satu jam sekali, terutama di malam hari,” ujarnya.
Selain patroli, setiap hari Jumat Satpol PP juga menempatkan personel perempuan di area masjid Pemda dan Sekretariat Pemkab Pesawaran untuk menggantikan personel Satpol PP laki-laki.
Perkuat Pembinaan Anggota
Fisky menegaskan, Satpol PP memiliki fungsi utama dalam penegakan ketertiban dan Peraturan Daerah (Perda). Selain itu, unsur pemadam kebakaran (Damkar) juga berada di bawah Satpol PP.
“Kami Pol PP berfungsi penegakan ketertiban Perda dan satu lagi kami ada Damkar yang di bawah tugas Satpol PP,” kata Fisky.
Ia mengatakan, melalui bidang-bidang yang ada, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kegiatan anggota di lapangan.
Namun, menurut Fisky, pelaksanaan tugas juga kembali kepada sikap masing-masing personel. Karena itu, dirinya akan segera melakukan pembenahan sistem melalui kegiatan pembinaan mental dan fisik anggota.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas Satpol PP dalam menjaga ketertiban dan mendukung pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Pesawaran. (Sabir)
SelidikPost.com. Mengabarkan Secara Transparan.








