SelidikPost.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai upaya membangun dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Menurut Gubernur Mirza, pelayanan yang sederhana, mudah, dan cepat menjadi salah satu kunci agar masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pembina Samsat Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Selasa (22/9/2026).
“Yang akan kita bicarakan pagi ini sesungguhnya bukan hanya tentang pajak kendaraan bermotor. Yang akan kita bicarakan adalah bagaimana pemerintah hadir melalui pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Gubernur Mirza.
Gubernur Mirza mengatakan, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan dan mencapai tujuan negara.
Tanpa kepercayaan masyarakat, pemerintah akan menghadapi kesulitan dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan menggerakkan kehidupan bernegara.
“Tanpa ada rasa percaya, negara ini tidak akan bisa bergerak, tidak akan bisa maju, dan tidak akan bisa melangkah,” ujarnya.
Gubernur Mirza mencontohkan, kepercayaan masyarakat terhadap para pendiri bangsa menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat untuk berkontribusi dalam perjuangan kemerdekaan, termasuk membantu memenuhi kebutuhan para pejuang di tengah keterbatasan negara.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah harus dibangun melalui pelaksanaan tugas negara yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pelayanan Samsat Harus Terus Ditingkatkan
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap kualitas pelayanan publik dan penguatan digitalisasi di Provinsi Lampung.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan merupakan tanggung jawab bersama, termasuk dalam pelayanan perpajakan kendaraan bermotor melalui Samsat.
“Karena itu, kita juga harus hadir sebagai satu kesatuan pelayanan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Gubernur Mirza.
Ia menambahkan, masyarakat membutuhkan pelayanan yang sederhana, mudah, dan cepat. Apabila kebutuhan tersebut dapat dipenuhi, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah diharapkan semakin tumbuh.
Gubernur Mirza juga menegaskan bahwa hasil Rakorda tidak boleh berhenti pada pembahasan dan evaluasi, tetapi harus terlihat melalui perubahan nyata dalam pelayanan kepada masyarakat.
Rakorda Perkuat Sinergi Antarinstansi
Dalam laporannya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung, Saipul, menyampaikan bahwa Rakorda Tim Pembina Samsat Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan sinergi antarinstansi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor.
Menurut Saipul, Rakorda tidak hanya berfokus pada evaluasi rutin, tetapi juga diarahkan untuk merumuskan langkah kolaboratif dalam meningkatkan profesionalitas pelayanan Samsat.
“Rakorda pada hari ini kami tempatkan bukan semata-mata sebagai forum administratif dan evaluasi rutin, tetapi sebagai forum strategis dari Tim Pembina Samsat Provinsi Lampung untuk menyatukan perspektif, mengevaluasi capaian dan tantangan, serta merumuskan langkah kolaboratif,” ujar Saipul.
Rakorda tersebut diarahkan untuk mencapai tiga hal utama, yakni memperkuat kualitas pelayanan masyarakat, meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, serta mengoptimalkan penerimaan PKB, BBNKB, opsen PKB, opsen BBNKB, SWDKLLJ, dan PNBP.
Rakorda dihadiri 125 peserta secara langsung, terdiri dari jajaran Polda Lampung, Jasa Raharja, Bapenda Provinsi Lampung, Bapenda kabupaten/kota, UPTD Bapenda, perwakilan perbankan, serta sejumlah pihak terkait.
Kegiatan juga diikuti secara daring melalui Zoom oleh jajaran Samsat dan Bapenda kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Melalui Rakorda tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Tim Pembina Samsat diharapkan dapat memperkuat sinergi dan menghadirkan pelayanan perpajakan kendaraan bermotor yang semakin mudah, cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (***)








