SelidikPost.Com, Bandar Lampung – Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza membuka Lampung Fun Swimming Festival 2026 di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026).
Ajang yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung tersebut berlangsung selama dua hari, 5–6 September 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga renang, tetapi juga menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan keberanian, kreativitas, mentalitas, dan sportivitas sejak dini.
Purnama Wulan Sari Mirza mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan berbagai pihak itu memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya bagi perkembangan olahraga akuatik.
“Luar biasa. Dampaknya tidak hanya untuk olahraga akuatik saja, tapi juga dibarengi lomba melukis yang diikuti 70 anak PAUD dan pelibatan UMKM untuk berjualan selama dua hari. Ini bentuk kolaborasi nyata tanpa APBD,” kata Wulan.
Ia menilai, kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan semangat berprestasi sekaligus membangun karakter anak-anak Lampung sejak usia dini.
“Kami dari TP PKK mendukung penuh kegiatan yang membangun karakter anak. Melalui olahraga dan kreativitas, anak-anak kita bisa tumbuh sehat, percaya diri, dan berjiwa kompetitif,” ujarnya.
Wulan juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, komunitas, masyarakat, orang tua, dan lembaga pendidikan dalam membina generasi muda.

Menurutnya, anak-anak membutuhkan dukungan dan pendampingan agar dapat menemukan serta mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki.
“TP PKK akan terus mendorong kegiatan positif di tingkat kecamatan hingga desa. Kita ingin setiap anak di Lampung punya ruang untuk berekspresi, berolahraga, dan mengembangkan potensi diri,” katanya.
Diikuti 1.400 Peserta
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Meiry Harika Sari menyampaikan bahwa Lampung Fun Swimming Festival 2026 diikuti 1.400 peserta dari 131 sekolah dan perkumpulan olahraga se-Lampung.
Peserta tidak hanya berasal dari Provinsi Lampung. Sejumlah peserta dari luar daerah juga turut ambil bagian, salah satunya dari Provinsi Sumatera Selatan.
“Tak hanya dari lokal Lampung, peserta juga berdatangan dari luar daerah, salah satunya Provinsi Sumatera Selatan,” ujarnya.
Kejuaraan tersebut mempertandingkan nomor 25 meter dan 50 meter dengan empat gaya renang.
Namun, festival tidak hanya berisi perlombaan renang. Panitia turut menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung, seperti senam Zumba di area kolam renang serta lomba melukis yang diikuti anak-anak PAUD.
Kehadiran berbagai kegiatan tersebut membuat festival tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang interaksi dan rekreasi keluarga sekaligus wadah pengembangan kreativitas anak.
Digelar Tanpa APBD
Salah satu hal yang menarik dari pelaksanaan Lampung Fun Swimming Festival 2026 adalah seluruh rangkaian kegiatan terlaksana melalui kolaborasi dan dukungan sponsor tanpa mengandalkan dana APBD.
Model kolaborasi tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut arahan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal agar berbagai pihak terus berinovasi dan membangun kerja sama di tengah keterbatasan anggaran.
Festival ini menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat, sepanjang pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat mampu bergerak bersama.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap semakin banyak ruang positif bagi anak-anak untuk berolahraga, berkreasi, berkompetisi secara sehat, sekaligus membangun kepercayaan diri sejak usia dini.
(Pemprov Lampung)


