SelidikPost.com, Bandar lampung, (04/09/2026) — Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) mengadakan program skrining kesehatan gigi dan mulut yang ditujukan bagi anak sekolah usia 6 hingga 12 tahun. Mengusung semangat “Gigi sehat, senyum ceria, belajar jadi lebih semangat!”, program pemeriksaan ini difasilitasi secara gratis dan dilakukan langsung oleh tenaga kesehatan gigi di sekolah-sekolah.
Skrining kesehatan gigi dan mulut ini adalah prosedur pemeriksaan yang bertujuan untuk mendeteksi masalah sejak dini sehingga dapat dicegah dan ditangani dengan lebih cepat. Pelaksanaan skrining ini membawa sejumlah manfaat utama bagi siswa, yakni mengetahui kondisi gigi dan mulut sejak dini, mencegah timbulnya masalah gigi dan mulut, serta menjaga agar gigi tetap sehat dan kuat. Kesehatan mulut yang terjaga juga diyakini dapat mendukung konsentrasi serta prestasi belajar anak di sekolah.
Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan akan melakukan observasi menyeluruh terhadap beberapa indikator kondisi mulut anak. Hal-hal yang akan diperiksa meliputi tingkat kebersihan gigi dan mulut, deteksi adanya gigi berlubang, pemeriksaan radang gusi, keberadaan karang gigi, hingga pengecekan kelainan pada gigi dan mulut lainnya.
Untuk menjaga kesehatan secara berkelanjutan, Dinas Kesehatan turut mengimbau anak-anak dan orang tua agar disiplin merawat kebersihan gigi dan mulut di rumah dengan panduan berikut:
-
Sikat gigi 2 kali sehari: Waktu terbaik adalah pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
-
Makan makanan bergizi: Sangat disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan yang manis dan lengket.
-
Minum air putih yang cukup: Bermanfaat untuk membantu menjaga kondisi mulut tetap bersih.
-
Periksa gigi secara rutin: Pemeriksaan ke dokter atau fasilitas kesehatan gigi idealnya dilakukan minimal 6 bulan sekali.
Dengan adanya program deteksi dini ini, Dinas Kesehatan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah masalah gigi dan menyiapkan senyum sehat generasi penerus untuk masa depan. (*)








