Ketua DPW PKB Lampung: Kader Harus Hadir di Tengah Masyarakat, Bukan Saat Kampanye

banner 468x60

SelidikPost.com, Lampung Selatan – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung terus menggelar rangkaian kegiatan memperingati Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28.

Kali ini, DPW PKB Lampung menggelar doa bersama dan pengajian di Pondok Pesantren Istiqomah Al-Amin, Desa Cintamulya, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti ribuan santri serta masyarakat. Acara diawali pembacaan shalawat, dilanjutkan penampilan tari kreasi siswa-siswi SMK Queen Al-Amin, pemotongan tumpeng Harlah, doa bersama, santunan anak yatim, serta mauidzah hasanah yang disampaikan Gus Rodhi Ahsan Ali Daroini, Kapten Majelis Bahrusyisafa’at Lampung.

Dalam tausiyahnya, Gus Rodhi menyampaikan pentingnya tanggung jawab sejarah PKB dalam menjaga kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang tenteram, adil, makmur, serta penuh kerukunan.

Ia menekankan pentingnya perjuangan mewujudkan kehidupan bernegara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yakni kehidupan masyarakat yang aman, sejahtera, dan mendapat keberkahan.

Chusnunia: Kader PKB Harus Hadir untuk Masyarakat

Ketua DPW PKB Lampung Hj. Chusnunia mengatakan usia 28 tahun harus menjadi momentum bagi seluruh pengurus dan kader untuk semakin meningkatkan kontribusi bagi masyarakat.

Menurutnya, rasa syukur atas perjalanan PKB harus diwujudkan melalui kerja nyata dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat sesuai kapasitas serta amanah yang diemban masing-masing kader.

“Di usia ke-28 PKB ini, kita sebagai pengurus dan kader partai harus banyak bersyukur dengan cara melakukan hal-hal yang memberikan kemanfaatan untuk masyarakat luas dengan kemampuan dan posisi kita masing-masing,” ujar Chusnunia.

Ia secara khusus mengingatkan kader PKB yang mendapat amanah di lembaga legislatif maupun eksekutif agar mampu menjadi teladan dan hadir di tengah masyarakat.

“Hadir di tengah-tengah masyarakat tidak hanya musim kampanye. Kita harus berjuang dan bergerak bersama masyarakat, melakukan advokasi dari hal yang paling kecil yang dihadapi dan dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Chusnunia, kader yang mendapat jabatan publik juga harus mampu memengaruhi kebijakan agar berpihak pada kepentingan dan kemaslahatan rakyat.

“Kader PKB harus berada di garda depan untuk mewujudkan ketenteraman, kesejahteraan, dan keadilan bagi masyarakat banyak,” katanya.

Ia juga menyampaikan komitmen PKB untuk mengawal arah pembangunan ekonomi nasional sebagaimana amanat Ketua Umum PKB dalam momentum puncak Harlah di Jakarta.

PKB, kata Chusnunia, berkomitmen berada di garis depan mengawal terwujudnya “arah baru ekonomi Indonesia” yang bersandar pada Pasal 33 UUD 1945.

Puncak Harlah Digelar di Lampung Timur

Rangkaian Harlah PKB ke-28 di Lampung telah dimulai sejak awal Juli 2026 dengan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Kegiatan tersebut meliputi pasar murah yang digelar serentak oleh anggota Fraksi PKB di 15 kabupaten/kota, donor darah, sunatan massal, bedah rumah, santunan anak yatim, jalan sehat, turnamen sepak bola dan voli, serta senam bersama.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PKB Lampung memperkuat kehadiran dan kepedulian partai di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan di Ponpes Istiqomah Al-Amin, turut hadir Wakil Ketua Komisi VII DPR RI sekaligus Ketua DPW PKB Lampung Hj. Chusnunia, Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Maulida Zauroh, Aliful Ma’rifah, S.Sos.I., Wakil Bupati Lampung Selatan Syaiful Anwar, Ny. Hj. Insiyah Bukhori selaku Sohibul Ma’had, serta jajaran pengurus NU dan badan otonom NU Lampung Selatan.

Hadir pula anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung dan DPRD Kabupaten Lampung Selatan, serta ribuan santri dan masyarakat.

Rangkaian Harlah PKB ke-28 Provinsi Lampung dijadwalkan mencapai puncaknya pada 8–9 Agustus 2026 di Pantai Cemara, Kabupaten Lampung Timur.

Puncak kegiatan akan diisi dengan berbagai agenda, di antaranya perlombaan, camping konsolidasi kader, bazar UMKM, penanaman mangrove, serta pentas seni.

Acara pengajian di Ponpes Istiqomah Al-Amin berakhir sekitar pukul 16.15 WIB dan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama para tamu undangan serta santap bersama. (*)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *