SelidikPost.com, Bandar Lampung – Perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Cukuh Bandakh Lima (CBL) sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Tanggamus terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kali ini, dukungan datang dari Anggota Komisi V DPR RI, Drs. H. Mukhlis Basri, M.M., yang menyatakan siap menjadi Tim Pembina Presidium Cukuh Bandakh Lima.
Komitmen tersebut disampaikan Mukhlis Basri saat menerima silaturahmi dan audiensi Tim Teknis Presidium DOB Cukuh Bandakh Lima di kediamannya, Senin (13/7/2026).
Rombongan dipimpin Wakil Ketua Umum Presidium CBL Antonius Cahyalana, S.IP., M.IP., didampingi Sekretaris Jenderal Presidium CBL Dr. Wahyan, S.E., M.M., Drs. Hamd Mazwin M.ag., serta sejumlah anggota tim teknis lainnya.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Presidium CBL membangun komunikasi dan memperkuat dukungan lintas sektor terhadap rencana pembentukan daerah otonomi baru yang diharapkan mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Cukuh Bandakh Lima.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Jenderal Presidium CBL, Dr. Wahyan, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan perkembangan perjuangan pembentukan DOB Cukuh Bandakh Lima kepada Mukhlis Basri sebagai salah satu tokoh nasional asal Lampung.
“Kami hadir mewakili Presidium CBL untuk bersilaturahmi sekaligus beraudiensi menyampaikan perkembangan usulan pembentukan DOB Cukuh Bandakh Lima. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena Bapak Mukhlis Basri menerima kami dengan hangat dan memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan ini,” ujar Wahyan.
Menurut Wahyan, dukungan yang diberikan Mukhlis Basri bukan sekadar dukungan moral, tetapi juga diwujudkan melalui kesediaannya bergabung sebagai Tim Pembina Presidium Cukuh Bandakh Lima.
“Beliau menyatakan siap menjadi Tim Pembina Presidium CBL. Ini merupakan kehormatan sekaligus suntikan semangat bagi kami untuk terus memperjuangkan terwujudnya DOB Cukuh Bandakh Lima,” katanya.
Presidium CBL menilai dukungan dari Mukhlis Basri menjadi energi baru dalam memperkuat perjuangan pemekaran wilayah, mengingat pengalaman dan kiprahnya di tingkat nasional maupun daerah diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam proses pengawalan usulan tersebut.
Pembentukan DOB Cukuh Bandakh Lima dinilai sebagai salah satu langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang selama ini memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang cukup besar.
Selain itu, pemekaran wilayah juga diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas akses pelayanan dasar, serta membuka peluang investasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Presidium CBL menegaskan bahwa seluruh tahapan perjuangan pembentukan daerah otonomi baru akan tetap dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui dukungan dari berbagai elemen, termasuk tokoh nasional, pemerintah, akademisi, dan masyarakat, Presidium CBL optimistis perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru Cukuh Bandakh Lima akan semakin kuat dan memperoleh perhatian dari pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan wilayah di Kabupaten Tanggamus.(*)









