Dewan Pendidikan Lampung Tinjau SPMB Hari Kedua, Pastikan Kendala Teknis dan Polemik KK Tertangani

banner 468x60

SelidikPost.com, Bandar Lampung – Memasuki hari kedua pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 kategori sekolah unggulan di Provinsi Lampung, Dewan Pendidikan Provinsi Lampung melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan lancar, transparan, dan akuntabel.

Salah satu sekolah yang menjadi sampel pemantauan adalah SMAN 9 Bandar Lampung. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Dewan Pendidikan Lampung, As’ad Muzzammil, didampingi Sekretaris Gino Vanolie, serta anggota Mansyur dan Tedy.

Dalam kunjungan tersebut, Dewan Pendidikan mengonfirmasi berbagai kendala teknis yang sempat terjadi pada hari pertama pelaksanaan SPMB, seperti gangguan pada website pendaftaran, lambatnya jaringan internet, kesulitan login, serta sejumlah hambatan teknis lainnya yang sempat dikeluhkan calon peserta didik maupun orang tua.

Selain melakukan evaluasi, tim Dewan Pendidikan juga memastikan agar kendala serupa tidak kembali terjadi, baik pada pelaksanaan seleksi sekolah unggulan yang berakhir hari ini maupun pada tahapan penerimaan murid baru berikutnya.

Kepada Dewan Pendidikan, pihak SMAN 9 Bandar Lampung memastikan bahwa peserta yang terdampak kendala teknis pada hari pertama tetap diberikan kesempatan untuk mengikuti proses seleksi dan memperoleh haknya pada hari kedua pelaksanaan.

Pada kesempatan yang sama, pihak sekolah juga memberikan penjelasan terkait polemik pencoretan sejumlah Kartu Keluarga (KK) yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Menurut pihak sekolah, penetapan status tersebut merupakan kewenangan penuh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Sekolah hanya melakukan verifikasi administrasi awal sebelum data calon peserta didik disampaikan kepada Disdukcapil untuk dilakukan verifikasi faktual. Dari proses tersebut ditemukan sejumlah data KK yang belum memenuhi ketentuan, sehingga menimbulkan polemik dan protes dari sebagian orang tua murid di tengah masyarakat.

Secara umum, Dewan Pendidikan Lampung menilai pelaksanaan SPMB berbasis Computer Assisted Test (CAT) di SMAN 9 Bandar Lampung, baik melalui jalur domisili maupun jalur prestasi, berlangsung dengan baik dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Ke depan, Dewan Pendidikan meminta agar akuntabilitas, transparansi, serta kualitas pelayanan dalam pelaksanaan SPMB terus ditingkatkan guna meminimalkan disinformasi, kesalahpahaman, maupun persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Dewan Pendidikan juga berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses penerimaan murid baru, sehingga pelaksanaan SPMB dapat berjalan secara adil, objektif, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.

(Red)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *