Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bosda Rp300 Ribu per Siswa SMP Negeri, Dibayar Empat Tahap

banner 468x60

SelidikPost.com, Bandar LampungPemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mulai menggulirkan program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) bagi seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri. Melalui program tersebut, setiap siswa akan menerima bantuan pendidikan sebesar Rp300 ribu per tahun yang disalurkan secara bertahap.

Program yang dikelola melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung itu merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan pendidikan siswa sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah negeri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, mengatakan seluruh siswa SMP Negeri akan menerima bantuan tersebut tanpa terkecuali. Mekanisme penyalurannya mengacu pada pola penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat.

“Semua siswa dapat, tidak ada yang tidak dihitung,” ujar Ramdhan.

Ia menjelaskan, setiap siswa akan memperoleh bantuan sebesar Rp300 ribu per tahun yang akan disalurkan dalam empat tahap. Besaran anggaran yang diterima masing-masing sekolah akan disesuaikan dengan jumlah siswa yang terdaftar.

“Bantuan tersebut sebesar Rp300 ribu per tahun yang nantinya akan dibagikan secara berkala sebanyak empat kali,” katanya.

Ramdhan menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap penggunaan dana Bosda agar benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Bandar Lampung telah menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur secara rinci penggunaan dana Bosda, termasuk jenis kebutuhan yang boleh dan tidak boleh dibiayai dari program tersebut.

“Kita akan pantau penggunaannya. Sudah diatur juga melalui Perwali apa saja yang boleh dibelanjakan dan yang tidak boleh,” jelasnya.

Menurut Ramdhan, sistem pengawasan tersebut akan diterapkan sebagaimana mekanisme pengelolaan dana BOS yang selama ini telah berjalan di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan program Bosda merupakan langkah pemerintah daerah untuk membantu kebutuhan pendidikan siswa sekaligus meringankan beban orang tua.

Menurutnya, Pemkot Bandar Lampung saat ini memulai program tersebut pada jenjang SMP sebagai tahap uji coba sebelum kemungkinan diperluas ke jenjang pendidikan lainnya.

“Buat anak-anak kita, kita coba dulu untuk SMP. Kalau berhasil, insyaallah kita lanjutkan ke SD,” kata Eva.

Eva berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan sekolah para siswa sehingga memberikan manfaat langsung bagi peserta didik dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bandar Lampung.

Melalui program Bosda ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap pemerataan akses dan kualitas pendidikan dapat semakin meningkat, sekaligus membantu meringankan beban biaya pendidikan yang ditanggung orang tua siswa.

Kalimat yang Menjadi “Point Berita” (Layak Ditebalkan)

Seluruh siswa SMP Negeri Bandar Lampung akan menerima bantuan Bosda tanpa terkecuali.

Setiap siswa memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp300 ribu per tahun yang disalurkan dalam empat tahap.

Pemkot Bandar Lampung telah menyiapkan Perwali untuk mengatur penggunaan dana Bosda secara ketat.

Program Bosda ditujukan untuk membantu kebutuhan pendidikan siswa dan meringankan beban orang tua.

Jika program Bosda SMP berhasil, Pemkot Bandar Lampung berencana memperluasnya ke jenjang SD.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan pemerataan akses dan kualitas pendidikan di Kota Bandar Lampung.

Untuk gaya penulisan SKH SelidikPost, saya menyarankan cukup menebalkan 4-6 kalimat penting saja agar tampilan berita tetap rapi dan tidak terlalu ramai.

( Red )

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *