Wagub Jihan Perkuat Kolaborasi dengan Nasyiatul Aisyiyah, Fokus Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

banner 468x60

SelidikPost.com, BandarlampungWakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyambut baik kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Provinsi Lampung dalam memperkuat program pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak di Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Jihan saat menerima kunjungan kerja jajaran Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Provinsi Lampung di ruang kerjanya, Bandarlampung, Rabu (13/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wagub Jihan mengapresiasi berbagai program yang selama ini dijalankan Nasyiatul Aisyiyah karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendampingi perempuan dan anak.

“Kami sangat mengapresiasi program-program yang selama ini telah dilakukan Nasyiatul Aisyiyah. Kehadirannya nyata di tengah masyarakat, terutama dalam mendampingi perempuan dan anak,” ujar Jihan.

Menurutnya, organisasi perempuan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjangkau berbagai persoalan sosial hingga ke tingkat akar rumput.

Jihan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan sosial yang inklusif, sehingga diperlukan sinergi dengan organisasi kemasyarakatan yang memiliki kepedulian terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Kami bangga ada organisasi perempuan yang konsisten bergerak dan hadir di tengah masyarakat. Pemerintah tentu memiliki keterbatasan, sehingga kami membutuhkan tangan-tangan kolaboratif untuk menjangkau sudut-sudut masyarakat yang belum sepenuhnya tersentuh,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Jihan membuka peluang bagi Nasyiatul Aisyiyah untuk terlibat aktif dalam berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas perempuan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Ia menilai kolaborasi tersebut penting untuk memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai berbagai persoalan sosial, seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pernikahan usia dini, serta tingginya angka putus sekolah.

“Isu-isu seperti TPPO, pernikahan dini, dan putus sekolah membutuhkan perhatian bersama. Kami berharap Nasyiatul Aisyiyah dapat membantu melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar anak-anak tetap melanjutkan pendidikan dan tidak menikah sebelum siap secara usia maupun mental,” ungkapnya.

Selain itu, Jihan juga mendorong kerja sama di bidang kesehatan melalui edukasi mengenai kesiapan pernikahan dan kesehatan reproduksi sebagai langkah preventif untuk menekan angka pernikahan usia dini.

Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi dan kesiapan membangun keluarga merupakan fondasi penting dalam menciptakan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.

Wagub Jihan juga menyoroti pentingnya penguatan perlindungan anak melalui program Gerakan Anak Berani Bilang Tidak (Gebrak) sebagai upaya membangun keberanian anak dalam melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.

“Kami ingin anak-anak di Lampung tumbuh dengan aman, berani melindungi diri, serta memiliki masa depan yang baik,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, pada 6–8 Agustus 2026.

Ia berharap forum nasional tersebut dapat semakin memperkuat peran Nasyiatul Aisyiyah dalam memberdayakan perempuan, melindungi anak, serta mencetak generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing di Indonesia. (Adpim)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *