SelidikPost.com, Bandarlampung — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan konektivitas penerbangan internasional melalui pengembangan rute penerbangan langsung Lampung–Kuala Lumpur (KUL) bersama maskapai TransNusa.
Langkah tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan konektivitas internasional, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, memperkuat ekonomi daerah, hingga membuka peluang investasi baru di Provinsi Lampung.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Peningkatan Konektivitas Penerbangan bersama TransNusa yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Selasa (12/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Chief Executive Officer TransNusa Dato Bernard menyampaikan apresiasi atas silaturahmi bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan menilai hubungan wisata antara Lampung dan Malaysia memiliki prospek yang sangat besar.
Menurutnya, kebutuhan penerbangan langsung dari Lampung menuju Kuala Lumpur cukup tinggi karena selama ini masyarakat Lampung yang bepergian ke Malaysia masih harus transit melalui Jakarta.
“Kami juga melihat potensi wisatawan dari Malaysia ke Lampung cukup besar. Begitu juga masyarakat Lampung yang bepergian ke Malaysia cukup tinggi. Karena itu, TransNusa melihat ini sebagai peluang,” ujarnya.

Dato Bernard mengatakan pihaknya akan melakukan kajian mendalam agar rute penerbangan internasional tersebut dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kami akan membuat studi untuk membina sektor wisata dan sektor lainnya, baik dari Malaysia ke Lampung maupun sebaliknya,” katanya.
Ia menambahkan, apabila minat masyarakat terhadap rute tersebut tinggi, maka penerbangan akan dibuka sebanyak tiga kali dalam sepekan dan berpotensi ditingkatkan menjadi penerbangan harian.
“Ke depan, kami berusaha agar terdapat tiga kali penerbangan selama seminggu. Jika permintaannya bagus, akan kami tingkatkan menjadi setiap hari,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Mirza menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembukaan penerbangan langsung Lampung–Kuala Lumpur.
Menurutnya, sebagian besar masyarakat Lampung yang bepergian ke Malaysia selama ini masih harus melalui Jakarta sehingga penerbangan langsung dinilai akan sangat membantu masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.
“Penerbangan Jakarta–Kuala Lumpur kebanyakan juga berasal dari Lampung. Karena itu, kami mendorong penerbangan langsung ini agar lebih memudahkan masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata Lampung,” ujar Gubernur Mirza.
Gubernur Mirza juga menilai pengembangan konektivitas internasional tersebut dapat membuka akses lebih luas bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Lampung, khususnya ke destinasi unggulan seperti kawasan selancar Pantai Tanjung Setia di Kabupaten Pesisir Barat.
“Apapun yang dilakukan untuk kemajuan Lampung, saya sangat mendukung kerja sama ini,” tegasnya.
Penerbangan langsung Lampung–Kuala Lumpur dinilai menjadi strategi menghadirkan akses transportasi udara yang lebih mudah, cepat, murah, dan efisien bagi masyarakat Lampung, termasuk untuk kebutuhan wisata, bisnis, hingga perjalanan ibadah umrah (*)









