Dampingi Wamen Koperasi, Wagub Lampung Dorong Alpukat Siger Tembus Pasar Internasional

banner 468x60

SelidikPost.com, Lampung TimurWakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengapresiasi dukungan Kementerian Koperasi dalam penguatan akses permodalan, pemasaran, serta peningkatan kualitas SDM bagi Koperasi Agro Mulyo Lestari.

Hal tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, di Desa Giri Mulyo, Kecamatan Marga Sekapung, Kabupaten Lampung Timur, Senin (4/5/2026).

Menurut Jihan, dukungan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan Alpukat Siger agar lebih profesional, memperluas pasar regional, hingga mampu menembus pasar internasional.

“Kami siap merangkul berbagai mitra, seperti Badan Standardisasi Nasional, Ditjen Bea Cukai, dan Ditjen Perdagangan Luar Negeri, untuk membuka akses pasar ekspor bagi komoditas unggulan Lampung,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga akan menggandeng kalangan akademisi untuk memperkuat sektor pertanian berbasis riset.

Perguruan tinggi seperti Institut Teknologi Sumatera dan Universitas Lampung akan dilibatkan, khususnya dalam penelitian terkait perlindungan tanaman dan pengendalian hama.


Penguatan Koperasi Jadi Kunci Ekonomi

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi nasional.

Kami hadir untuk mendampingi dan memperkuat koperasi sebagai bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.

Farida menjelaskan, koperasi didorong untuk masuk ke sektor produksi, distribusi, hingga industri agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Namun demikian, terdapat tiga tantangan utama yang masih dihadapi koperasi, yaitu:
akses permodalan, akses pemasaran, dan kualitas sumber daya manusia (SDM).


Dukungan Pembiayaan dan Ekosistem Pemasaran

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kementerian Koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir menyediakan akses pembiayaan khusus bagi koperasi.

Selain itu, pemerintah juga tengah membangun ekosistem pemasaran melalui pembentukan 131 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lampung Timur.

KDKMP diharapkan menjadi etalase modern bagi produk unggulan daerah, mulai dari alpukat siger, kakao, hingga produk UMKM seperti tapis dan batik.

Koperasi harus menjadi pusat produksi sekaligus memiliki jalur distribusi sendiri agar mampu menjadi pengendali ekonomi berbasis masyarakat desa,” jelas Farida.


Menuju Koperasi Berdaya Saing Global

Di sisi lain, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB, Ari Permana, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendampingi koperasi hingga mampu bersaing di tingkat internasional.

Kami siap mendampingi koperasi agar berkembang dan diperhitungkan, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional hingga global,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan komoditas unggulan Lampung seperti Alpukat Siger dapat menembus pasar ekspor dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Adpim)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *