SelidikPost.com, Bandar Lampung — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima audiensi jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang dipimpin Wakil Ketua Umum I, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, bersama Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, di ruang rapat wali kota, Jumat (17/4/2026).
Audiensi tersebut membahas kesiapan infrastruktur olahraga di Kota Bandar Lampung dalam rangka mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang, sekaligus memetakan potensi Lampung sebagai salah satu tuan rumah. Dalam pertemuan tersebut, KONI Pusat memaparkan hasil peninjauan sejumlah venue olahraga di Bandar Lampung dan wilayah sekitarnya, yang menunjukkan masih adanya kekurangan fasilitas yang perlu segera dibenahi agar memenuhi standar penyelenggaraan event olahraga tingkat nasional.
Beberapa catatan penting meliputi peningkatan kualitas sarana dan prasarana, kelayakan venue, hingga kesiapan fasilitas pendukung seperti akses jalan, parkir, dan akomodasi atlet serta official.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan PON, baik melalui pembangunan infrastruktur baru maupun peningkatan fasilitas yang sudah ada.
Pemkot Bandar Lampung merencanakan pembangunan sport center seluas kurang lebih 5 hektare yang dilengkapi berbagai fasilitas olahraga modern, termasuk stadion berkapasitas sekitar 20 ribu penonton yang dirancang sesuai standar nasional.
Pembangunan tersebut direncanakan dimulai pada 2027 hingga 2029, dengan target pemanfaatan pada 2030 sebagai bagian dari persiapan menuju PON 2032.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan revitalisasi venue olahraga yang telah ada agar lebih representatif dan layak digunakan dalam ajang berskala besar, sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet daerah.
Wali Kota Eva Dwiana menegaskan bahwa pembangunan ini tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan PON, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan olahraga dan peningkatan prestasi atlet di Bandar Lampung. “Kami ingin fasilitas olahraga di Bandar Lampung ke depan tidak hanya digunakan untuk event besar, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat dan atlet dalam jangka panjang,” ujarnya.
Lebih lanjut, pembangunan sport center ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sektor UMKM, pariwisata, dan jasa, seiring meningkatnya aktivitas olahraga dan kunjungan dari luar daerah.
Di sisi lain, KONI Pusat mengapresiasi kesiapan dan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung, namun tetap mendorong percepatan pembenahan fasilitas agar dapat memenuhi standar yang ditetapkan.
Sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi kunci utama keberhasilan dalam penyelenggaraan event olahraga nasional, termasuk kesiapan teknis dan nonteknis.
Audiensi ini menjadi langkah awal dalam memetakan kesiapan Lampung sebagai tuan rumah PON, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan.
Diharapkan, dengan persiapan yang matang dan dukungan infrastruktur yang memadai, Bandar Lampung mampu menjadi tuan rumah yang sukses, sekaligus meningkatkan prestasi olahraga di tingkat nasional (*)









