SelidikPost.com, Lampung Selatan – Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia, Polda Lampung, serta Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan seluruh stakeholder atas keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 yang berlangsung aman, lancar, dan terkendali.
Keberhasilan ini menjadi catatan penting, mengingat Lampung merupakan pintu gerbang utama Pulau Sumatra dengan mobilitas kendaraan dan penumpang yang tinggi selama periode mudik.
Berdasarkan evaluasi nasional, puncak arus balik Lebaran 2026 berhasil dilalui dengan baik. Tercatat sebanyak 2.946.891 kendaraan keluar dari Jakarta, meningkat 20,49 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara kendaraan yang telah kembali masuk mencapai 2.561.629 unit.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan efektivitas strategi pengamanan dan rekayasa lalu lintas.
“Secara umum puncak arus balik sudah terlewati dengan baik. Kita berharap seluruh masyarakat dapat kembali dengan selamat,” ujarnya saat meninjau situasi di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026).
Transportasi Meningkat, Kecelakaan Menurun
Dari sisi transportasi, terjadi peningkatan signifikan di berbagai moda, mulai dari kereta api, udara, hingga transportasi darat.
Yang paling menonjol, angka kecelakaan lalu lintas nasional turun sebesar 7,8 persen, dengan jumlah korban meninggal dunia juga menurun dari 377 jiwa menjadi 265 jiwa.
Khusus di Lampung, data Ditlantas Polda Lampung menunjukkan angka kecelakaan turun hingga 16 persen pada periode 13–25 Maret 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, situasi keamanan selama arus mudik dan balik berlangsung kondusif tanpa gangguan kriminalitas menonjol.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut mengapresiasi soliditas lintas sektor.
“Terima kasih kepada Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder. Mudik dan arus balik berjalan dengan baik dan terkendali,” ujarnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi kuat lintas sektor serta perbaikan sistem yang terus dilakukan.
“Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci utama,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran strategis Pelabuhan Bakauheni sebagai simpul vital nasional yang mampu beroperasi optimal.
Ke depan, Pemprov Lampung memastikan sinergi lintas sektor akan terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pelayanan transportasi dan keselamatan masyarakat.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa mobilitas nasional berskala besar dapat dikelola secara aman, tertib, dan beradab melalui perencanaan matang serta kerja sama yang solid.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)









