Dishub Bandar Lampung Uji Coba Trayek Angkot Lama, Dorong Kebangkitan Transportasi Kota

banner 468x60

SelidikPost.com, Bandar Lampung — Dinas Perhubungan (Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung) tengah berupaya membangkitkan kembali kejayaan angkutan kota (angkot) yang kian tergerus perkembangan zaman. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memberikan izin uji coba trayek bagi armada angkot lama agar dapat kembali beroperasi melayani masyarakat. Selasa, 24/02/26

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menjelaskan kebijakan ini diambil untuk memacu semangat para pemilik angkot agar kembali mengoperasikan armadanya. Meski demikian, ia menegaskan hingga saat ini belum ada penambahan moda transportasi maupun trayek baru di Kota Bandar Lampung.

Socrat mengakui, salah satu kendala utama dalam menghidupkan kembali angkot adalah persyaratan pembaruan armada. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, kendaraan yang dioperasikan seharusnya merupakan unit dengan tahun produksi yang lebih baru demi meningkatkan kenyamanan penumpang.

“Salah satu syaratnya kendaraan harus tahun yang lebih baru. Sementara yang ada sekarang ini kebanyakan kendaraan lama. Kami sudah informasikan, tapi para pemilik masih belum mau atau belum berani memperbarui kendaraannya,” ujarnya.

Menurutnya, faktor ekonomi menjadi kekhawatiran utama para pemilik armada. Mereka masih ragu mengambil cicilan kendaraan baru karena pendapatan operasional dari penumpang dinilai belum stabil.

Melihat kondisi tersebut, Dishub memberikan kompromi dengan mengizinkan unit lama beroperasi dalam tahap uji coba trayek. Kebijakan ini dimaksudkan sebagai ajang pembuktian potensi pasar bagi pengusaha angkot.

“Kami perintahkan dan koordinir mereka untuk coba pakai angkot yang lama dulu. Kita uji coba. Kalau memang penumpangnya masuk dan prospeknya bagus, silakan perbarui angkotnya,” jelas Socrat.

Berdasarkan data koordinasi sementara, saat ini diperkirakan hanya sekitar 80 unit angkot yang masih aktif beroperasi di Bandar Lampung. Namun, jumlah tersebut masih terus dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak terkait.

Terkait jalur operasional, Socrat memastikan tidak ada perubahan pola maupun penambahan rute. Seluruh angkot tetap melayani trayek konvensional yang sudah ada, di antaranya Rajabasa–Tanjung Karang, Way Halim–Tanjung Karang, Tanjung Karang–Panjang, serta Tanjung Karang–Kemiling.

Meski ada kelonggaran penggunaan armada lama selama masa uji coba, Dishub tetap menekankan pentingnya pemenuhan standar keselamatan. Perbaikan dan peremajaan armada tetap harus dilakukan secara bertahap.

“Di satu sisi kita ingin menghidupkan angkutan kota. Tapi di sisi lain, mereka tetap harus memenuhi syarat demi keamanan dan kenyamanan pengguna,” pungkasnya. (Bust)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *