Wali Murid SMAN 3 Kotabumi Ancam Lapor APH, Seragam Siswa Tak Kunjung Diberikan Meski Sudah Dibayar

banner 468x60

Seragam Dijanjikan Tiga Set Sejak PPDB 2025, Hingga 2026 Belum Diterima; Advokat Minta Disdik Provinsi Lampung Bertindak Tegas

SelidikPost.Com, KOTABUMI – Seorang wali murid siswa kelas X SMAN 3 Kotabumi mengancam akan melaporkan persoalan pengadaan seragam sekolah ke aparat penegak hukum (APH) apabila tidak segera diselesaikan oleh pihak sekolah.

Wali murid yang merupakan orang tua dari siswa berinisial D tersebut mendatangi Kantor Komite Wartawan Indonesia Perjuangan (KWIP) di Jalan Kapten Mustofa A, Kotabumi.

Ia mengeluhkan seragam sekolah anaknya yang dijanjikan sebanyak tiga set setelah melakukan pembayaran sebesar Rp1.200.000 pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2025, namun hingga memasuki tahun 2026 seragam tersebut belum juga diterima.

“Saya berharap pihak SMAN 3 Kotabumi selaku pihak yang meminta uang tersebut dapat bertanggung jawab. Sampai saat ini pakaian itu belum juga diterima oleh anak saya,” ujarnya saat ditemui di Kantor KWIP.

Ia menegaskan, apabila hingga pertengahan bulan ini persoalan tersebut belum diselesaikan, maka dirinya akan menempuh jalur hukum. Menurutnya, terdapat dugaan pelanggaran dalam proses pengadaan seragam sekolah tersebut.

Sementara itu, advokat sekaligus pemerhati dunia pendidikan, Ivin Aidyan, SH, MH, menilai persoalan tersebut harus segera ditindaklanjuti secara serius oleh pihak terkait. Ia juga meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran.

“Segera lakukan penindakan tegas secara administratif. Bahkan, apabila terindikasi adanya unsur pidana, Kepala Dinas Pendidikan seharusnya melaporkan hal tersebut kepada aparat penegak hukum,” ujar Ivin saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMAN 3 Kotabumi belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan wali murid tersebut.
(*)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *