SelidikPost.com, Bandarlampung, – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, angkat bicara terkait genangan air yang muncul di Jl. Pulau Sangiang, Kecamatan Sukarame, usai hujan singkat pada Selasa malam.
Genangan tersebut menjadi sorotan publik karena terjadi hanya beberapa minggu setelah proyek drainase di lokasi itu rampung dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Agus menilai insiden itu menjadi peringatan serius bagi Dinas PU bahwa kualitas pembangunan infrastruktur tidak boleh diabaikan.
“Dalam pembahasan RKA 2026 dua pekan lalu, kami sudah mengingatkan Dinas PU untuk memperhatikan kualitas pembangunan, bukan hanya mengejar penyelesaian anggaran,” tegasnya pada Rabu (3/12/2025).
Menurut Agus, sorotan mengenai kualitas pekerjaan PU sebenarnya sudah lama disampaikan masyarakat maupun media. Ia menyebut banyak laporan yang masuk terkait pekerjaan fisik yang dinilai tidak maksimal.
“Media dan publik sudah lama menyorot kualitas bangunan yang dilaksanakan Dinas PU. Ini sudah warning bagi mereka. Kami akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal,” ujarnya.
Agus menegaskan Komisi III tidak akan tinggal diam menghadapi persoalan yang terus berulang. Ia menyatakan bahwa pihaknya segera berkoordinasi untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan melakukan inspeksi langsung ke lapangan.
“Mungkin nanti kami akan berkoordinasi dengan kawan-kawan Komisi III. Bisa jadi kita akan turun langsung melihat pelaksanaan kegiatan fisik,” katanya.
Selain drainase di Sukarame, Agus juga menerima laporan lain terkait kualitas infrastruktur jalan di sejumlah titik yang disebut “sangat tipis” dan diduga tidak sesuai standar pengerjaan.
Agus menegaskan bahwa musim hujan merupakan waktu paling tepat untuk menguji fungsi drainase dan infrastruktur. Bila ditemukan indikasi kuat proyek baru tidak berfungsi optimal, Komisi III akan memanggil pihak terkait, termasuk Dinas PU. (*)










