Gubernur Lampung Percepat Perbaikan Jalan Padang Cermin–Teluk Kiluan, Dorong Pariwisata dan Ekonomi

banner 468x60

SelidikPost.com, Pesawaran – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mempercepat perbaikan jalan Padang Cermin–Teluk Kiluan dengan menerapkan skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, guna mendorong akses menuju destinasi wisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Perbaikan jalan tersebut ditinjau langsung oleh Gubernur bersama Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Rabu (15/4/2026).

Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat konektivitas menuju kawasan wisata unggulan, khususnya Teluk Kiluan yang dikenal dengan panorama pantai eksotis dan habitat lumba-lumba hidung botol.

Ini bukan dari APBD, tetapi melalui Inpres Jalan Daerah. Artinya pemerintah pusat memberikan perhatian besar untuk membantu perbaikan jalan provinsi di Lampung. Kita ingin akses ini benar-benar terbuka dan layak,” ujar Gubernur.

Program ini merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan konektivitas jalan daerah, melalui sinergi antara Pemprov Lampung dan Kementerian PUPR.

Dalam paket Inpres Jalan Daerah tahap III (MYC 2025–2026), ruas Padang Cermin–Teluk Kiluan menjadi prioritas dengan nilai kontrak Rp48,2 miliar.

Penanganan dilakukan di enam segmen pada tiga kecamatan, yakni Padang Cermin, Marga Punduh, dan Punduh Pidada, dengan total panjang ruas fungsional mencapai 31 kilometer dan penanganan efektif sekitar 7,2 kilometer.

Pekerjaan meliputi pemeliharaan rutin, peningkatan struktur jalan dengan rigid pavement, serta perbaikan titik kerusakan yang selama ini menghambat mobilitas warga.

Melalui proyek ini, tingkat kemantapan jalan ditargetkan meningkat dari 83,80 persen menjadi 96,85 persen, sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.

Gubernur menegaskan, konektivitas antarwilayah menjadi kunci pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan pesisir.

Selama ini jalur Pesawaran hingga Tanggamus belum terhubung optimal. Ke depan kita dorong agar tersambung sehingga potensi pariwisata dan ekonomi masyarakat berkembang lebih cepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kawasan tersebut memiliki potensi besar yang selama ini belum tergarap optimal akibat keterbatasan akses.

Ini jalur pariwisata yang sangat potensial. Jika aksesnya baik, pergerakan orang dan barang meningkat dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Pembangunan ruas jalan ini ditargetkan selesai pada 17 Agustus 2026 dan diharapkan menjadi pengungkit utama pengembangan pariwisata pesisir di Kabupaten Pesawaran.

Masyarakat pun menyambut positif pembangunan tersebut. Mereka menilai perbaikan jalan ini merupakan harapan lama yang akhirnya terwujud.

Nur, seorang guru SMP di Kecamatan Marga Punduh, mengungkapkan kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan.

Dulu rusaknya parah sekali, bahkan sempat viral di media sosial. Banyak pengendara, termasuk anak sekolah, yang jatuh karena jalan licin dan berlubang,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Hasyim, warga setempat, yang menilai pembangunan ini akan berdampak besar bagi ekonomi masyarakat.

Kalau jalannya bagus, hasil bumi lebih mudah dijual, biaya transportasi turun, dan wisata di sini pasti makin ramai,” katanya.

Ia juga mengaku bersyukur karena wilayahnya kini mendapat perhatian pemerintah.

Dulu kami merasa tertinggal. Alhamdulillah sekarang jalan ini akhirnya dibangun,” ujarnya.

Melalui pembangunan ini, Pemprov Lampung menegaskan bahwa infrastruktur bukan hanya soal konektivitas, tetapi juga strategi mendorong ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *