Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik, Perkuat Tata Kelola Data Pembangunan

banner 468x60

Selidikpost.com, Pringsewu — Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, mencanangkan Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) Kabupaten Pringsewu di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu, Rabu (15/4/2026).

Program Desa Cantik merupakan pembinaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data, guna mewujudkan Sistem Satu Data Desa Indonesia yang akurat dan tepat sasaran.

Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, menyampaikan apresiasi kepada BPS atas inisiasi program tersebut, sekaligus pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral.

Menurutnya, saat ini data menjadi aset penting dalam perencanaan pembangunan, sehingga kebijakan yang diambil harus berbasis pada data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Melalui program Desa Cantik, kita mendorong desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga sebagai subjek yang mampu menghasilkan dan memanfaatkan data secara mandiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan data yang baik, desa dapat menyusun perencanaan yang lebih tepat sasaran, mengoptimalkan potensi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, pembinaan dan evaluasi statistik sektoral dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data di lingkungan Pemkab Pringsewu. Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas data serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

Bupati juga menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan BPS, sebagai upaya memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi dan potensi ekonomi daerah hingga tingkat desa.

“Saya mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah, camat, kepala pekon serta seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung penuh Sensus Ekonomi 2026,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya program, tetapi juga kualitas data sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, BPS dan pemerintah desa, kita mampu mewujudkan tata kelola data yang lebih baik demi peningkatan kualitas pembangunan di Kabupaten Pringsewu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Pringsewu, Sartika Yuliani Siregar, mengatakan bahwa program Desa Cantik membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pihak.

“Program ini tidak dapat berjalan sendiri, perlu sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh stakeholder,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, perangkat daerah, camat, serta kepala pekon se-Kabupaten Pringsewu.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kick off pembinaan statistik sektoral tahun 2026, penyerahan penghargaan kepada perangkat daerah terbaik di bidang statistik, serta apresiasi kepada Pekon Bumiayu sebagai Desa Cantik Terbaik Ketiga se-Provinsi Lampung tahun 2025.

(*)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *