SelidikPost.Com, Bandar Lampung — Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung tahun 2025 mencapai 5,28 persen (c-to-c), meningkat dibandingkan 2024 sebesar 4,57 persen. Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menyebut nilai PDRB Lampung 2025 mencapai lebih dari Rp523 triliun, dengan hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif. Kamis, 05/02/26
Dari sisi produksi, sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum tumbuh tertinggi 7,83 persen, disusul jasa lainnya, transportasi dan pergudangan, serta industri pengolahan. Meski demikian, struktur ekonomi Lampung masih didominasi sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi yang menyumbang hampir 70 persen PDRB.
Kinerja sektor pangan juga menunjukkan tren positif. Produksi padi Lampung 2025 meningkat 16,53 persen atau bertambah 461,28 ribu ton dibanding 2024, didorong peningkatan luas panen dan produktivitas lahan. Dampaknya, produksi beras untuk konsumsi penduduk mencapai 1,87 juta ton, meningkat signifikan. Selain padi, produksi jagung 2025 juga naik 13,70 persen.
Di bidang ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Lampung turun menjadi 4,14 persen pada November 2025, dengan total penduduk bekerja mencapai sekitar 4,90 juta orang. Namun, BPS mencatat pekerja sektor informal masih mendominasi sebesar 65,81 persen, menunjukkan tantangan dalam peningkatan kualitas lapangan kerja formal.
Dari sisi kesejahteraan, persentase penduduk miskin Lampung per September 2025 turun menjadi 9,66 persen atau berkurang sekitar 26,9 ribu orang dibanding Maret 2025. Penurunan kemiskinan ini disertai membaiknya indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan, serta penurunan ketimpangan pengeluaran. BPS menilai tren ini sebagai sinyal positif pemulihan ekonomi dan penguatan kesejahteraan masyarakat Lampung. (DiskominfotikLampung )










