Pemkot Bandar Lampung Lepas Kontingen Santri Ikuti Musabaqah Kutubut Turats Tingkat Provinsi

banner 468x60

SelidikPost.Com, Bandar Lampung — Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum M. Nur Ramdhan, secara resmi melepas Santri Kontingen Kota Bandar Lampung untuk mengikuti kegiatan Musabaqah Kutubut Turats Bainal Ma’ahid Tingkat Provinsi Lampung, Jumat (23/01/2026), di Halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandar Lampung, Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Ketahanan Pangan, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutan Wali Kota Bandar Lampung yang dibacakan oleh Asisten III, disampaikan bahwa keikutsertaan santri dalam ajang Musabaqah Kutubut Turats merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mendorong penguatan pendidikan keagamaan, khususnya di lingkungan pesantren.

Kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi para santri untuk bersaing secara sehat serta menampilkan kemampuan terbaik dalam mengkaji kitab kuning (kutubut turats), sekaligus menjaga dan melestarikan tradisi keilmuan pesantren sebagai bagian penting dari khazanah intelektual Islam.

Selain menargetkan prestasi, para santri juga diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, kekompakan, serta akhlak mulia selama mengikuti kompetisi. Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap para peserta dapat membawa nama baik daerah serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia yang religius dan berkarakter.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menyatakan dukungan penuh kepada seluruh santri dan pembimbing agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik serta meraih hasil terbaik pada ajang Musabaqah Kutubut Turats Tingkat Provinsi Lampung tersebut (*)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *