SelidikPost.com, Bandar Lampung — Momentum Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama dimaknai secara mendalam oleh Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tanjungkarang, Jumat (2/1/2026).
Upacara penghormatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Dr. H. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum, yang bertindak sebagai Pembina Upacara. Prosesi berlangsung khidmat sebagai wujud penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan bangsa.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran struktural dan fungsional Kemenag Kota Bandar Lampung, mulai dari Kepala Subbag Tata Usaha, para Kepala Seksi (Kasi), Kepala KUA Kecamatan, Kepala MAN, MTsN, dan MIN, Ketua Pokjawas, Ketua Pokjaluh, ASN Kemenag, hingga Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kankemenag Kota Bandar Lampung.
Ziarah dan tabur bunga tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus refleksi atas perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan serta kebebasan bangsa Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi wujud rasa syukur dan penghargaan atas nilai-nilai perjuangan yang diwariskan.
Suasana upacara terasa semakin sakral dengan kondisi lingkungan TMP Tanjungkarang yang tenang. Cahaya matahari pagi dan hembusan angin sepoi-sepoi menyelimuti prosesi, menghadirkan nuansa khidmat dan penuh perenungan bagi seluruh peserta.
Pemilihan Taman Makam Pahlawan Tanjungkarang dinilai tepat, mengingat lokasi tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir para pahlawan sekaligus ruang simbolik untuk meneguhkan ingatan kolektif tentang sejarah dan pengorbanan bangsa.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam menanamkan dan memperkuat nilai nasionalisme serta patriotisme, khususnya di lingkungan ASN dan lembaga pendidikan madrasah.
Ziarah ke makam pahlawan juga menjadi sumber inspirasi dan refleksi, menghubungkan peserta dengan sejarah perjuangan bangsa serta memperkokoh semangat pengabdian kepada negara dan masyarakat.
Demikian penjelasan yang disampaikan oleh salah satu Dewan Guru MAN 1 Bandar Lampung, Hj. Askariyah, S.Pd. ( Adsya )










