TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Lampung Tengah, 14 Sekolah Lansia Luna Maya Turut Diluncurkan

banner 468x60

SelidikPost.com, Lampung Tengah – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, mencanangkan Program Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) di Kampung Rukti Endah, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (4/8/2026).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Batin Wulan juga meluncurkan 14 Sekolah Lansia “Luna Maya” (Lanjut Usia Tapi Masih Berdaya) di Kecamatan Seputih Raman. Program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia agar tetap sehat, aktif, produktif, mandiri, dan bahagia.

Program Desa TAPIS merupakan program pembinaan TP PKK Provinsi Lampung yang berfokus pada pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Melalui program tersebut, TP PKK mendorong setiap kampung untuk mampu mengembangkan potensi yang dimiliki sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari lingkungan keluarga.

Dalam sambutannya, Batin Wulan menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya dapat diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui keluarga.

“Kemajuan suatu kampung, kabupaten, maupun daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan jalan atau sektor pertanian saja. Yang paling penting adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Jika SDM kita unggul dan berkarakter, insyaallah Lampung Tengah akan menjadi daerah yang semakin maju,” ujarnya.

Menurut Batin Wulan, pencanangan Desa TAPIS harus menjadi awal dari pembinaan yang berkelanjutan dan bukan sekadar kegiatan seremonial.

Untuk itu, pendampingan serta evaluasi dari seluruh tingkatan PKK perlu dilakukan secara konsisten agar Kampung Rukti Endah dapat berkembang menjadi kampung percontohan yang mampu memberikan inspirasi bagi daerah lainnya.

“Saya yakin Kampung TAPIS Rukti Endah akan berkembang menjadi desa percontohan yang mampu menginspirasi desa-desa lainnya di Provinsi Lampung,” katanya.

Bantuan untuk Penguatan Ekonomi dan Kesejahteraan

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Batin Wulan menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung itu antara lain berupa empat unit mesin jahit untuk mendukung Usaha Ekonomi Produktif (UEP), oven usaha, bantuan penanganan stunting, alat bantu bagi penyandang disabilitas, 100 bibit cabai, beasiswa bagi hafiz Al-Qur’an, serta paket sembako.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan keluarga.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan semakin menambah semangat, lebih sejahtera, sukses, dan sehat selalu,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, Batin Wulan juga memberikan pembinaan kepada kader PKK dengan mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai potensi yang ada di sekitar rumah.

Salah satunya melalui pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos dan Pupuk Hayati Cair (PHC). Menurutnya, pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bermanfaat tidak hanya mendukung pertanian yang ramah lingkungan, tetapi juga dapat membantu meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan kesejahteraan petani.

Tekankan Pencegahan Stunting dan Lingkungan Sehat

Dalam kesempatan tersebut, Batin Wulan juga menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui edukasi gizi bagi ibu hamil dan calon ibu, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta penguatan peran kader PKK dalam memantau kondisi lingkungan masyarakat.

Pemantauan tersebut meliputi sanitasi, ketersediaan air bersih, ventilasi rumah, serta kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Karena itu, edukasi dan pendampingan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Bunda Literasi Ajak Anak Gemar Membaca

Sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung, Batin Wulan juga mengunjungi perpustakaan keliling di SDN 1 Rukti Endah.

Ia menyapa para siswa yang sedang membaca sekaligus menyerahkan bantuan buku untuk menambah koleksi bacaan di sekolah tersebut.

“Hari ini Bunda ingin melihat anak-anak yang gemar membaca. Semakin banyak membaca, semakin banyak ilmu dan wawasan yang akan didapat karena membaca adalah jendela dunia,” pesannya.

Batin Wulan berharap budaya membaca dapat terus ditumbuhkan sejak usia dini sehingga anak-anak Lampung memiliki wawasan luas dan mampu menjadi generasi yang berkualitas.

Dorong Ketahanan Pangan dari Pekarangan

Selanjutnya, Batin Wulan meninjau kebun kolektif PKK yang ditanami berbagai jenis sayuran dan cabai. Kebun tersebut juga dilengkapi dengan kolam budidaya lele sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan sekaligus peluang ekonomi.

“Mari kita manfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, sayuran, atau tanaman pangan lainnya. Selain membantu memenuhi kebutuhan keluarga, hasilnya juga dapat menambah penghasilan,” ajaknya.

Apresiasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Batin Wulan juga meninjau pelayanan Posyandu dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diperuntukkan bagi balita, ibu, dan lansia.

Ia mengapresiasi tenaga kesehatan dan kader Posyandu yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong agar edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan terus ditingkatkan.

“Saya berpesan agar terus menyosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan dan mengajak masyarakat memanfaatkan program cek kesehatan gratis ini,” pesannya kepada tenaga kesehatan.

 

UMKM PKK Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga

Dalam kunjungannya, Batin Wulan turut melihat bazar UMKM PKK yang menampilkan berbagai produk olahan pangan, minuman tradisional, hingga kerajinan tangan hasil karya masyarakat setempat.

Ia mengapresiasi kreativitas para pelaku UMKM yang mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tambah.

Menurutnya, pengembangan UMKM berbasis potensi lokal dapat menjadi salah satu kekuatan dalam meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

14 Sekolah Lansia “Luna Maya” Diluncurkan

Sementara itu, peluncuran 14 Sekolah Lansia “Luna Maya” (Lanjut Usia Tapi Masih Berdaya) menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia di Kecamatan Seputih Raman.

Sekolah Lansia merupakan pendidikan nonformal yang mendorong para lansia untuk tetap belajar, bersosialisasi, menjaga kesehatan, serta aktif dan produktif di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.249 lansia telah bergabung dalam sekolah-sekolah lansia di Kabupaten Lampung Tengah.

Batin Wulan berharap keberadaan Sekolah Lansia dapat menjadi ruang bagi para lanjut usia untuk tetap berkarya, berinteraksi, mendapatkan pengetahuan, serta menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual.

“Melalui Sekolah Lansia, kita berharap para orang tua kita tetap sehat, aktif, produktif, dan bahagia. Mereka memiliki kesempatan untuk terus belajar, bersosialisasi, serta menjaga kualitas hidup secara fisik, mental, dan spiritual,” ujar Batin Wulan.

Melalui Program Desa TAPIS dan Sekolah Lansia “Luna Maya”, TP PKK Provinsi Lampung terus mendorong pembangunan keluarga sebagai fondasi utama dalam penguatan sumber daya manusia pada setiap tahap kehidupan.

Mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, seluruh elemen keluarga diharapkan mendapatkan perhatian dan pemberdayaan sehingga mampu membangun masyarakat yang sehat, mandiri, berdaya, dan sejahtera.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas.

(*)

banner 300x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *