SelidikPost.com, Tanggamus — Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Haul ke-18 Almaghfurlah KH. Zainuddin Usman, yang dirangkaikan dengan Reuni Akbar Alumni Pondok Pesantren Al-Fattah, Kabupaten Tanggamus, dengan tema “Tanggamus Bangkit, Pesantren Bangkit, Agamaku Bangkit.”
Acara keagamaan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua PCNU Tanggamus KH. Samsul Hadi, Sekretaris Mujibul Umam, SE, MIP, serta para alim ulama, tokoh masyarakat, santri, alumni pondok pesantren, dan warga dari berbagai wilayah.
Penceramah pada kegiatan ini adalah KH. Sujadi Saddat, yang membawakan ceramah penuh hikmah, menekankan pentingnya meneladani perjuangan Almaghfurlah KH. Zainuddin Usman dalam dakwah dan pendidikan agama di Kabupaten Tanggamus.
Dalam sambutannya, Bupati H. Moh. Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi tinggi atas jasa dan perjuangan KH. Zainuddin Usman, serta menekankan bahwa haul bukan sekadar mengenang, tetapi juga momentum untuk meneladani nilai-nilai keikhlasan, integritas, dan komitmen membangun umat.
“Almaghfurlah KH. Zainuddin Usman adalah sosok ulama yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan agama di Tanggamus. Semangat perjuangan beliau harus terus kita hidupkan, terutama dalam membangun generasi yang berakhlak dan berilmu,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan peran strategis pondok pesantren sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak mulia. Pemerintah Kabupaten Tanggamus berkomitmen untuk terus mendukung penguatan lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pesantren.
Reuni Akbar Alumni Pondok Pesantren Al-Fattah juga menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antaralumni sekaligus memperkuat kontribusi pesantren dalam pembangunan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Dengan tema “Tanggamus Bangkit, Pesantren Bangkit, Agamaku Bangkit,” kegiatan ini diharapkan menjadi energi spiritual dan sosial untuk membangun Kabupaten Tanggamus yang religius, harmonis, dan berdaya saing. Acara ditutup dengan doa bersama untuk Almaghfurlah KH. Zainuddin Usman serta keselamatan dan kemajuan Kabupaten Tanggamus (*/Red )










