Pria di Pringsewu Tewas Ditusuk Usai Cekcok di Lapo Tuak

banner 468x60

Selidikpost.Com, Pringsewu – Seorang pria di Kabupaten Pringsewu, Lampung, tewas bersimbah darah usai terlibat cekcok dan ditusuk oleh orang tak dikenal. Peristiwa berdarah tersebut terjadi di halaman sebuah lapo tuak di Pekon Wates Selatan, Kecamatan Gadingrejo, pada Sabtu (20/12/2025) dini hari, sekitar pukul 00.00 WIB.

Korban diketahui bernama Legiman (39), warga Dusun Tambahsari, Pekon Tambahrejo Barat, Kecamatan Gadingrejo. Dalam kesehariannya, korban bekerja sebagai buruh tani.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban datang seorang diri ke lapo tuak tersebut sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, kondisi lapo sudah ramai oleh pengunjung. Ketika sedang duduk dan minum tuak, tubuh korban diduga tidak sengaja tersenggol oleh pengunjung lain. Korban sempat menegur, sehingga terjadi adu mulut singkat. Namun situasi sempat mereda setelah korban menghindar dan menuju penjual untuk membayar minuman.

Tak berselang lama, saat korban berada di dekat penjual, seorang pria menghampirinya dan mengajak korban keluar dari lapo tuak. Beberapa menit kemudian, pengunjung mendengar suara keributan di jalan depan lapo. Saat diperiksa, korban terlihat tergeletak sambil mengerang kesakitan.

Setelah diperiksa, korban diketahui mengalami luka tusuk di bagian perut hingga mengeluarkan banyak darah. Sementara itu, pria yang sebelumnya mengajak korban keluar lapo terlihat melarikan diri bersama dua orang lainnya.

Melihat kondisi korban yang kritis, sejumlah pengunjung segera membawa korban ke Puskesmas Wates. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan warga ke Polsek Gadingrejo.

Kapolsek Gadingrejo, Iptu Sugiyanto, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ia mengatakan, setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Korban meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian perut. Berdasarkan luka yang ada, diduga senjata yang digunakan berupa pisau,” ujar Iptu Sugiyanto saat dikonfirmasi awak media, Sabtu siang.

Ia menegaskan, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif serta pengejaran terhadap terduga pelaku.

“Identitas pelaku sudah kami kantongi dan upaya penangkapan terus dilakukan,” tandasnya. (FR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *