Gubernur Mirza Kukuhkan Dewan Pendidikan Lampung 2025–2030, Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berkualitas

banner 468x60

SelidikPost.com, BandarlampungGubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Dewan Pendidikan Provinsi Lampung menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan mampu mencetak generasi unggul sebagai fondasi menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur usai mengukuhkan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Masa Bakti 2025–2030 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Senin (13/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Syafrimen resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Lampung bersama 12 anggota lainnya yang akan menjalankan tugas selama periode 2025–2030.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa persoalan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari dunia pendidikan, akademisi, dunia usaha, hingga orang tua.

“Persoalan pendidikan harus segera kita solusikan bersama-sama. Mengentaskan permasalahan ini menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Gubernur Mirza.

Menurutnya, Dewan Pendidikan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai jembatan antara pemerintah dengan kondisi riil di lapangan. Masukan dari Dewan Pendidikan dinilai penting agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Dewan Pendidikan menjembatani kami dalam memahami persoalan di lapangan, baik itu sistem pendidikan, murid, guru, orang tua, hingga kebutuhan dunia kerja, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” katanya.

Ia berharap Dewan Pendidikan tidak hanya berperan sebagai lembaga pemberi pertimbangan, tetapi juga aktif menyampaikan rekomendasi, melakukan evaluasi, serta memperkuat sinergi lintas sektor untuk meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung.

“Saya berharap Dewan Pendidikan aktif memberikan rekomendasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mengawal implementasi kebijakan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” lanjutnya.

Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan Daerah

Dalam arahannya, Gubernur Mirza menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah.

Menurutnya, pendidikan menjadi kunci utama dalam membentuk manusia yang berkualitas, berkarakter, berdaya saing, dan mampu menghadapi tantangan global.

“Pendidikan adalah kunci utama dalam membangun manusia, bangsa, dan daerah. Dari sanalah kualitas sumber daya manusia kita dibentuk,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar kebutuhan bagi anak-anak, tetapi merupakan harapan terbesar setiap orang tua untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.

“Harapan setiap orang tua adalah anaknya memiliki kehidupan yang lebih baik dari dirinya. Karena itu pendidikan menjadi jalan untuk mengangkat derajat keluarga,” ungkap Mirza.

Lebih jauh, Gubernur menilai bahwa kegagalan dalam memperoleh pendidikan yang layak dapat berdampak pada hilangnya kesempatan dan harapan generasi muda.

“Pendidikan adalah harapan dan doa orang tua. Ketika pendidikan gagal, harapan itu bisa hancur. Karena itu kita harus memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang sama,” ujarnya.

Tidak Ada Anak Putus Sekolah

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Mirza, berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperluas akses agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar karena keterbatasan ekonomi maupun faktor lainnya.

“Kita ingin meskipun dengan berbagai keterbatasan, tetap mampu menghadirkan pendidikan yang berkualitas. Jangan sampai ada anak putus sekolah di Provinsi Lampung,” katanya.

Ia pun menitipkan harapan besar kepada Dewan Pendidikan yang baru dikukuhkan agar menjadi motor penggerak lahirnya kebijakan pendidikan yang inovatif dan berpihak kepada kepentingan peserta didik.

“Saya titip masa depan anak-anak kita, masa depan pendidikan, dan masa depan Lampung kepada Dewan Pendidikan,” pesan Gubernur Mirza.

Komitmen Dewan Pendidikan

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Prof. Syafrimen menyatakan kesiapannya menjalankan amanah dengan memperkuat fungsi Dewan Pendidikan sebagai mitra strategis pemerintah.

Ia menegaskan pihaknya akan mendorong lahirnya kebijakan pendidikan yang berbasis data, memperkuat kualitas guru, meningkatkan keterkaitan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, serta memastikan aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam proses penyusunan kebijakan.

“Kami berkomitmen mendorong kebijakan berbasis data, meningkatkan kualitas guru, mempererat keterkaitan dunia pendidikan dengan dunia kerja, serta memastikan suara masyarakat hadir dalam setiap kebijakan,” ujarnya.

Selain itu, Dewan Pendidikan juga berkomitmen memperjuangkan pemerataan akses pendidikan hingga ke wilayah terpencil agar seluruh anak di Lampung memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Provinsi Lampung, termasuk yang berada di pelosok desa, memiliki kesempatan yang sama untuk mewujudkan cita-citanya melalui pendidikan yang berkualitas,” tutup Prof. Syafrimen.

Pengukuhan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Masa Bakti 2025–2030 diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, masyarakat, dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas, adaptif, dan berdaya saing. Sinergi tersebut menjadi langkah penting untuk melahirkan generasi unggul yang mampu membawa Provinsi Lampung semakin maju serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *